Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

Saya Intan Fauzi,
Anggota DPR RI 2019-2024
Dapil Kota Bekasi & Depok

Intan Fauzi: Langkah Kemenkes Setop AstraZeneca Batch CTMAV547 Sudah Tepat

Anggota DPR RI Komisi IX, Hj Intan Fauzi, SH, LL.M

Seorang pemuda meninggal dunia karena vaksin AstraZeneca. Buntut dari insiden itu, pemerintah menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca Batch (kumpulan produksi) CTMAV547.

Penghentian itu untuk menguji toksisitas dan sterilitas oleh BPOM. Anggota Komisi Kesehatan DPR Intan Fauzi menilai keputusan tersebut sudah tepat.”Ada satu batch (kumpulan produksi) karena hasil evaluasi AstraZeneca itu memang harus dihentikan. Karena memang ternyata sudah ada 1 meninggal karena vaksin AstraZeneca di tes tersebut. Jadi keputusan Kemenkes untuk menarik dan menyetop batch tersebut sudah tepat,” kata Intan saat dimintai tanggapan, Senin (17/5).

Bagaimana dengan kepercayaan publik terkait vaksinasi?
Intan meyakini vaksinasi di Indonesia sudah berjalan dengan baik. Insiden meninggalnya seorang pemuda karena vaksin AstraZeneca menurut Intan juga sudah dibuka secara transparan melalui Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“AstraZeneca secara transparan sudah dinyatakan KIPI karena memang itu yang satu orang meninggal karena AstraZeneca langsung juga Badan POM merekomendasikan menyetop. Kemenkes juga langsung mengeluarkan penarikan. Jadi, menurut saya kalau bicara vaksinasi sudah on the track. Hanya tinggal bagaimana kita bisa mendapatkan akses secara cepat dan merata,” urai politikus PAN itu.

“Pengadaan untuk masyarakat, program vaksinasi gratis harus dijalankan, ditambah kepercayaan masyarakat untuk vaksinasi COVID-19 ini ya harus menjadi bagian yang harus diantisipasi pemerintah,” sambungnya. Lebih lanjut, jika vaksin AstraZeneca sudah dinyatakan aman, maka proses vaksinasi harus dilanjutkan. Hal ini penting demi terciptanya herd immunity di masyarakat.

“Jadi, batch tersebut itu kan 448 ribu dosis sementara dengan skema dari WHO termasuk kita mendapatkan 3,8 juta, itu kan tentu tidak mudah. Karena bagaimana pun kita mendapatkan satu akses vaksin sudah merupakan suatu keberhasilan tersendiri,” pungkas legislator dapil Depok Bekasi itu.
Sebelumnya, juru bicara Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Batch AstraZeneca selain CTMAV547 aman digunakan sehingga masyarakat tidak perlu ragu.
“Ini adalah bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini. Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tenang dan tidak termakan oleh hoaks yang beredar,” ujar Siti.
Sumber : https://kumparan.com/kumparannews/anggota-komisi-ix-langkah-kemenkes-setop-astrazeneca-batch-ctmav547-sudah-tepat-1vlF9QutW0P/full

Terbaru