Berita

Intan Fauzi: 96 Caleg DPR RI Dapil Jabar VI Punya Peluang Yang Sama

Intan Fauzi: 96 Caleg DPR RI Dapil Jabar VI Punya Peluang Yang Sama

Persaingan antara Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar VI untuk merebut tiket ke Senayan sangat ketat. Saking ketatnya, Dapil ini dijuluki sebagai Dapil neraka.  Label dapil neraka sebenarnya tidak berlebihan.

Maklum saja, ada sejumlah nama besar, mulai menteri, akademisi, artis hingga politisi yang menjadi Caleg dari Dapil Kota Bekasi dan Kota Depok ini.  Sebut saja, Hj Intan Fauzi, SH, LL.M yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN).

Meski dicap sebagai Dapil neraka, Intan Fauzi mengaku tidak khawatir. Sebab semua caleg memiliki peluang dan kans yang sama. “Saya kira, 96 caleg dari 16 parpol yang bertarung di Dapil Jabar ini memiliki peluang yang sama. Tinggal rakyat yang memilih siapa diantara 96 caleg ini yang memenuhi espektasi,” ujarnya.

Lalu apa kiat dan strategi Hj Intan Fauzi untuk merebut 1 kursi ke Senayan? Berikut perbincangan dengan Hj Intan disela-sela kesibukannya menghadiri Rapat Kerja Komisi V dengan mitra kerjanya beberapa waktu lalu.

Wawancara panjang ini kami turunkan dalam dua seri secara bersambung. Dan sebenarnya, obrolan panjang  ini sudah dipublikasi di Harian Rakyat Merdeka Edisi 24 Desember 2108.

Dapil Jabar VI dilabeli Dapil neraka. Beberapa nama beken, artis, akademisi dll bertarung merebut kursi untuk bisa melanggeng ke Senayan. Menurut ibu Intan, bagaimana melihat kompetisi di Dapil Jabar VI ini?

 

Memang, pertarungan antara Caleg DPR RI di Dapil Jabar VI sangat ketat. Figur caleg yang diusung oleh 16 parpol, dari segi kualitas mumpuni dengan berbagai latar belakang profesi. Ada professional, akademisi dll.  Dan ini sangat bagus bagi demokrasi kita. Artinya, kualitas caleg diusung 16 parpol ini sangat bagus. Dan saya kira, kualitas caleg ini sangatlah penting melihat peran strategis di DPR.

Seberapa penting kualitas caleg DPR bagi Kota Bekasi dan Kota Depok?

 

Posisi kedua kota ini sangat strategis sebagai penyangga ibukota DKI Jakarta. Tentu masih banyak yang perlu diperbaiki dari segi ekonomi, social, budaya, pendidikan dll. Karena itu, perlu wakil rakyat dari Kota Depok dan Kota Bekasi yang bisa mengartikulasikan kepentingan masyarakat. Jadi, memang butuh caleg yang berkualiatas, professional dan berkomitmen mengemban amanah rakyat.

 

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN, Hj Intan Fauzi, SH, LL.M

Lalu bagaimana peluang di Dapil Jabar VI ini?

 

Saya melihat, 96 caleg dari 16 parpol ini punya kans yang sama. Intinya, siapa yang berhasil merebut hati rakyat, hati pemilih, dialah pemenangnya. Sekali lagi, peluangnya sama.  Dan saya pun optimis, bisa merebut satu kursi ke Senayan, Insya Allah.

 

Dari hasil analisa tim pemenangan bu Intan, siapa lawan terberat yang posisinya 11-12 dengan ibu Intan?

 

Kalau bicara incumbent, tentu petahana ini sudah tau bagaimana merawat konstituennya. Dengan kinerjanya di DPR bersinergi karena sudah ada aspirasi yang sudah dibawa dari masyarakat ke DPR. Dan hasil aspirasi ini juga sudah dibawa DPR ke masyarakat. Tetapi dari 96 caleg DPR RI dari 16 parpol saya kira semua berpeluang. Tinggal siapa yang mempunyai track record baik dalam bersosialisasi ke masyarakat maupun track record selama menjadi anggota dewan. Saya yakin betul, masyarakat sudah cerdas dalam memilih.

Lalu, kira-kira berapa target perolehan suara ibu Intan di Dapil Jabar VI ini?

 

Targetnya mendapatkan kursi dan mempertahakan kursi yang ada. Syukur-syukur kalau bisa mendapatkan lebih dari satu kursi. Yang jelas, target kami realistis saja.

Apakah memang diarahkan untuk berkampanye pilpres dalam setiap kampanyenya bagi semua caleg PAN?

 

Kalau PAN memang mendukung paslon Capres 02. Dan itu wajib bagi kami. Artinya, semua kader dan caleg PAN harus berkampanye juga untuk pasangan capres-cawapres 02. Karena PAN memang salah satu partai pengusang paslon nomor urur 02.

 

Bagaimana mekanisme pemilih Dapil di PAN?

 

Kalau kami di PAN, kembali melihat basis. Tentu caleg yang bersangkutan mengetahui basisnya ada dimana. Kalau saya, memang memilih Kota Depok dan Kota Bekasi karena didua kota inilah basis saya. Tahun 2014 lalu, saya juga maju dari Dapil Jabar VI ini. Dan saya memang mempunyai basis dan simpul-simpul di Kota Bekasi dan Kota Depok.

Melihat aktifitas ibu Intan yang sangat padat sekali, bagaimana respon keluarga?

 

Keluarga saya, suami dan anak-anak, sudah sangat paham dengan aktifitas saya. Mereka sangat mendukung. Suami saya Dokter dan pengajar  di RSCM dan Fakultas Kedokteran UI, yang sangat sibuk juga. Kami sudah terbiasalah. Tetapi ditengah kesibukan,  kami saling mendukung. Keluarga bagi kami berdua diatas segala-galanya. Dan dukungan keluarga ini sangat besar artinya bagi perjalanan karier politik saya.   Karena memang sejak muda, saya senang berorganisasi. Dan hingga saat ini, organisasi yang saya ikuti banyak sekali. Misalnya organisasi profesi anggota KADIN Pusat, REI DKI Jakarta, kawasan industry.

Sedangkan organisasi sosialnya,  saya Sekjen Cita Tenun Indonesia, Sekjen Mutumanikam Nusantara, Sekjen Dekranas. Saya melakukan edukasi kepada seluruh pengrajin Indonesia, mulai Sabang sampai Merauke. Jadi, keluarga besar saya sangat mendukung karier politik saya ini.

BAGIKAN:

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.