Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

Saya Intan Fauzi,
Anggota DPR RI 2019-2024
Dapil Kota Bekasi & Depok

Intan Fauzi Minta Perusahaan Unicorn Indonesia Hubungkan UMKM dengan Industri Besar

Anggota DPR RI Komisi VI, Hj. Intan Fauzi, SH., LL.M

Anggota Komisi VI DPR Intan Fauzi meminta perusahaan unicorn di Indonesia, seperti Tokopedia, Shopee, Gojek, Bukalapak agar menghubungkan UMKM dengan industri besar. Bukan hanya menghubungkan penjual dan pembeli dalam pemasaran, tetapi peran para unicorn harus lebih dari itu.

Intan menyampaiikan itu saat memberikan pandangan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan CEO Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Gojek di ruang rapat Komisi VI, gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/9/2021). RDPU membahas mengenai peningkatan perdagangan dalam negeri pada sektor e-commerce.

“Hubungkan UMKM dengan industri besar karena industi besar itu memiliki order dan market yang besar. Misalnya untuk satu barang dari industri besar, berikan produksi salah satu komponen barang tersebut kepada UMKM,” kata Intan.

“Jadi, kalau dalam satu hari industri besar memproduksi ribuan unit barang, maka jika bagian komponen diberikan kebeberapa UMKM untuk berkontribusi, akan meningkatkan penjualan dan keterampilan pelaku UMKM,” imbuh Intan.

Politikus Partai Amanat Nasional tersebut menuturkan refocusing anggaran Covid-19 juga banyak membantu para tenaga kerja dari para unicorn tersebut. Misalnya, para ojek online dapat alokasi sembako, dan berbagai bantuan serta kemudahan untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi.

“Jadi, menurut saya sudah saatnya teman-teman CEO direksi e-commerce yang ada di sini, give it back (balas budi) ke masyarakat dan UMKM,” kata Intan.

Dari data yang ada, pelaku UMKM Indonesia sebanyak 62,9 juta atau sekitar 99,99% pelaku usaha di Indonesia, usaha besar hanya 0,01%. Namun, nasibnya terbalik. Perputaran uang terbesar ada di usaha besar.

Pada rapat itu, Bukalapak serta Tokopedia memaparkan selama pandemi Covid-19 ada tiga provinsi dengan peningkatan jumlah pelaku usaha tertinggi, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta dan Bali.

“Sebetulnya menurut saya hal tersebut juga menjadi bagian tanggung jawab start up unicorn yang ada bagaimana bisa membantu scale up UMKM sehingga merata di berbagai wilayah Indonesia,” kata Intan merespons peningkatan itu.

Intan juga menyoroti big data dari para pelaku e-commerce. Intan mengingatkan agar data pribadi masyarakat dapat dijaga.

Big data ini penting sekali karena banyak sekali data pribadi di Indonesia ini yang bocor, terakhir PeduliLindungi dan sebagainya. Bukan hanya berisi data penting pribadi seperti NIK, nomor telepon, bahkan kalau dari aplikasi marketing platform bisa terdata perilaku konsumen, akumulasi nominal pembelian, dan lain-lain,” kata Intan.

“Data perilaku konsumen, menurut saya memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Jadi tolong dijaga betul kepercayaan konsumen karena bisa berdampak luas dan negatif jika bocor,” demikian Intan.

Sumber : Beritasatu.com

Terbaru